Senin, 13 Agustus 2012
BeritA KEMATIAN
Sebenarnya, ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
karena aku tau bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya.
dan kematian adalah sesuatu yang pasti.
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.
tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar
dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja.
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati.
hatiku seperti tak ditempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanyaseperti angin yang tiba-tiba hilang
berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang.
Pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada.
aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang.
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia, padahal memang kecenderunganku adalah
mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dariNYA, dan kembalipadaNYa
Kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan Sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan
calon bidadari surgaku…..
Puisi Cinta
ketika aku mulai bisa mengerti
aku pun akan terus bertanya
mengapa aku begini, mengapa dia begitu,
mengapa mereka seperti itu
aku tahu ini akan berbeda
tapi aku sungguh tidak ingin membuat semua ini menjadi berbeda
aku terus mencoba untuk terus memegangnya
hingga aku tak kuat lag,
lepas dan terurai
aku melihat ia jatuh lunglai dan terkapar
aku mendengar dia menjerit dan menangis
dan akupun juga mendengar
dia tertawa, terbahak, dan melebarkan senyum gilanya dan berkata
aku adalah aku, bukan dia, bukan pula mereka
aku hidup dalam duniaku, bukan dunia dia, ataupun dunia mereka
inilah aku dengan segala yang ada pada diriku
hitam putih gelap terang adalah diriku
Langganan:
Komentar (Atom)